Konsolidasi Jati Diri Menguat, Mushida Mamuju Tengah Siap Berkontribusi untuk Umat

0
5

HidayatullahSullbar.Com, Tobadak – Muslimat Hidayatullah (Mushida) kabupaten Mamuju Tengah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Senin, 7 Muharram 1448 H bertepatan dengan 22 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh” ini dilaksanakan di Gedung Kelas Al Madinah Islamic School Hidayatullah Tobadak.

Dihadiri oleh Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Mamuju Tengah, PW Mushida Sulawesi Barat, para kader dan anggota Mushida.

Dalam sambutannya, Ketua PD Mushida Mamuju Tengah Ustadzah Rumaisah menekankan pentingnya membangun semangat kebersamaan dan kerja sama dalam perjuangan dakwah.

“manah dakwah dan pembinaan umat tidak mungkin dipikul sendiri, melainkan harus dilakukan secara berjamaah dan saling menguatkan” katanya.

Ia mengutip firman Allah dalam Surah Fushshilat ayat 33 tentang kemuliaan orang yang mengajak kepada kebaikan dan menyatakan diri sebagai muslim yang tunduk kepada Allah.

Selain itu, ia juga mengingatkan kandungan Surah Al-Balad ayat 17-18 yang menekankan pentingnya saling menasihati dalam kesabaran dan kasih sayang sebagai ciri golongan yang beruntung.

“Bersama-sama saja terasa berat, apalagi jika harus berjalan sendiri. Karena itu, seluruh kader dan pengurus harus memperkuat kebersamaan, saling membantu, dan terus menjaga semangat perjuangan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah,” pesannya.

Sementara itu, Ketua PW Mushida Salbiana, S. Pd. dalam arahannya memberikan penguatan mengenai pentingnya halaqah kader sebagai sarana pembinaan, penguatan ideologi, dan penjagaan kesinambungan perjuangan organisasi.

Beliau menegaskan bahwa perjuangan dakwah bukanlah jalan yang mudah. Di dalamnya terdapat berbagai dinamika, tantangan, bahkan kesedihan yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keyakinan kepada Allah SWT.

“Perjuangan itu unik. Ada saat-saat membahagiakan, namun ada pula ujian yang harus dilalui. Karena itu, kader Muslimat harus memiliki keteguhan hati dan komitmen yang kuat dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa seluruh kader Muslimat Hidayatullah sejatinya sedang melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun umat. Oleh sebab itu, konsolidasi organisasi harus terus dilakukan, saling menguatkan dan menasihati menjadi budaya yang dijaga, serta tidak memberikan ruang bagi sikap menjauh dari jamaah.

Menurutnya, usia tidak menjadi ukuran utama dalam perjuangan. Banyak sahabat Rasulullah SAW yang telah memikul tanggung jawab besar sejak usia muda dan mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi Islam. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu melangkah karena pertolongan Allah akan hadir bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam berjuang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Hidayatullah Mamuju Tengah Fahri Husaini menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus Muslimat Hidayatullah yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan Rakerda dengan baik.

Beliau menjelaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk melakukan evaluasi, menyusun perencanaan, serta memperkuat arah gerak organisasi agar semakin efektif dalam menjalankan misi dakwah dan pembinaan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peran Muslimat Hidayatullah sebagai pilar pembinaan keluarga dan pencetak generasi yang beriman, berilmu, serta berakhlak mulia. Menurutnya, keberhasilan dakwah sangat ditentukan oleh kualitas keluarga yang dibina dan didampingi oleh para muslimah.

“Muslimat Hidayatullah memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun peradaban. Dari tangan para ibu lahir generasi-generasi yang akan menentukan masa depan umat dan bangsa,” ungkapnya.

Beliau mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dalam menjalankan program organisasi. Program kerja yang disusun diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga realistis, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kader, jamaah, serta masyarakat luas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat Najamuddin, M. Pd. memberikan materi konsolidasi organisasi bertema “Konsolidasi Jati Diri, Wawasan, dan Organisasi”.

Materi tersebut berfokus pada penguatan pemahaman terhadap enam jati diri Hidayatullah, yaitu Sistematika Wahyu, Ahlussunnah wal Jama’ah, Al-Harakah Al-Jihadiyah, Imamah Jama’ah, Jama’atun Minal Muslimin, dan Washathiyah.

Melalui materi tersebut, peserta diajak untuk semakin memahami identitas perjuangan Hidayatullah sebagai landasan dalam bergerak, berdakwah, dan membangun organisasi secara terarah serta berkelanjutan.

Rakerda ini diharapkan menjadi momentum penguatan konsolidasi internal, peningkatan kualitas kader, serta lahirnya program-program kerja yang mampu menjawab kebutuhan umat dan memperkuat kontribusi Mushida dalam pembangunan masyarakat di Mamuju Tengah.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen perjuangan, Muslimat Hidayatullah Mamuju Tengah optimis dapat terus tumbuh menjadi organisasi yang mandiri, profesional, dan memberikan pengaruh positif bagi umat dan bangsa. (fhr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini