Haru dan Bangga Warnai Wisuda SDIT–SMP Luqmanul Hakim Baras Tahun 2025/2026
HidayatullahSulbar.Com, Baras — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai gedung pertemuan pada acara Wisuda dan Perpisahan Siswa-Siswi SDIT & SMP Integral Luqmanul Hakim Hidayatullah Baras Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung khidmat di wilayah Pasangkayu.
Para wisudawan dan wisudawati tampak berdiri di atas panggung dengan mengenakan selempang kelulusan, didampingi para guru. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya satu jenjang pendidikan sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran PT Unggul Widya Teknologi Lestari, pengurus yayasan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Pasangkayu, para dewan guru, serta orang tua dan wali santri yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.
Apresiasi dan Pesan Pembinaan Karakter
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas capaian mereka menyelesaikan masa pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama masa belajar, baik ilmu pengetahuan, adab, maupun hafalan Al-Qur’an.
“Ilmu, adab, dan hafalan Al-Qur’an yang telah diperoleh harus terus dijaga dan diamalkan di jenjang pendidikan berikutnya. Jangan sampai terpengaruh oleh lingkungan yang dapat melemahkan nilai-nilai tersebut,” ujarnya.
Ketua DPD Hidayatullah Pasangkayu, Avid Rusyadi, S.Pd.I, dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat jaringan pendidikan Islam terpadu. Ia menilai sekolah dan pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Menurutnya, lembaga pendidikan di bawah naungan Hidayatullah Pasangkayu DPD bukan hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter secara menyeluruh.
“Sekolah dan pesantren ini menjadi wadah pembentukan karakter yang sistematis untuk melahirkan generasi yang berakhlak dan berilmu,” ujarnya.
Pertumbuhan Lembaga Pendidikan
Dalam laporannya, pihak DPD menyampaikan perkembangan jaringan pendidikan Hidayatullah di wilayah tersebut yang terus mengalami pertumbuhan. Saat ini, lembaga tersebut menaungi sejumlah satuan pendidikan, yakni taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, serta pondok tahfidz.
Secara keseluruhan, jumlah peserta didik yang tergabung dalam jaringan pendidikan tersebut mencapai sekitar 580 siswa dan santri di berbagai jenjang.
Acara wisuda ditutup dengan prosesi pengukuhan alumni, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, serta doa bersama. Momen ini menjadi harapan bagi para lulusan untuk dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih baik serta menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. (bash)

