Hidayatullah Sulbar Hadiri Forum Strategis Kemenag, Bahas Penguatan Kerukunan Umat hingga Percepatan Perda Zakat

0
31
Peserta Silaturahmi lintas lembaga berfoto bersama usai pertemuan yang diselenggarakan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Selasa (14/7/2026). Forum ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, di antaranya percepatan Perda Zakat, penguatan fungsi masjid, dan pemberdayaan ekonomi umat.

HidayatullahSulbar.Com, Mamuju – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Silaturahmi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Bidang Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, BIN Daerah (BINDA) Sulawesi Barat, Polda Sulawesi Barat, Densus 88 AT Polri, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya dalam rangka memperkuat sinergi menjaga kerukunan umat dan memperkokoh ketahanan sosial di daerah.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, meliputi penguatan layanan keagamaan berbasis masjid, pengembangan early warning system sebagai langkah antisipatif terhadap potensi konflik sosial, pencegahan perkawinan usia dini dan meningkatnya angka perceraian, penguatan ekoteologi melalui dakwah yang berwawasan lingkungan, penguatan moderasi beragama, pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan UMKM, peningkatan literasi keuangan syariah dan zakat produktif, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta menyepakati beberapa langkah strategis yang akan ditindaklanjuti, di antaranya mendorong percepatan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Zakat guna mengoptimalkan pengelolaan zakat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, setiap organisasi kemasyarakatan Islam didorong untuk mengembangkan masjid binaannya sebagai pusat pembinaan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan keluarga, dan penguatan ketahanan sosial.

Forum juga menyepakati pentingnya penyusunan tema-tema dakwah yang selaras pada momentum-momentum tertentu agar pesan keagamaan yang disampaikan kepada masyarakat semakin efektif dan memberikan dampak positif. Di tingkat desa, sinergi empat pilar—Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan penyuluh agama—akan terus diperkuat untuk mendeteksi serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial-keagamaan secara dini.

Dalam aspek ekonomi, seluruh peserta berkomitmen memperkuat pemberdayaan umat melalui pengembangan UMKM, peningkatan literasi keuangan syariah, serta optimalisasi program zakat produktif sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Untuk menjaga kesinambungan koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga, forum ini juga menyepakati pelaksanaan rapat koordinasi secara berkala setiap dua bulan dengan sistem tuan rumah bergiliran. Pada pertemuan berikutnya, Muslimat NU menyatakan kesiapannya menjadi penyelenggara.

Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat Najamuddin, M.Pd (ketiga dari kiri) menghadiri forum silaturahmi lintas lembaga yang diselenggarakan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Selasa (14/7/2026).

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, DPW Hidayatullah Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi bersama pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen umat Islam dalam mendukung program-program keagamaan dan kemasyarakatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan kehidupan masyarakat Sulawesi Barat yang semakin rukun, harmonis, religius, aman, dan sejahtera. (Najamuddin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini