
HidayatullahSulbar.com, Polewali Mandar – SMP, SMA, dan TK Yaa Bunayya Hidayatullah Polewali Mandar sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026–2027 selama tiga hari, 14–16 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Asrama dan Masjid Manarul Ilmi untuk jenjang SMP dan SMA, sedangkan peserta didik TK mengikuti rangkaian kegiatan di lingkungan TK Yaa Bunayya.
Puluhan peserta didik baru mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan penuh antusias dan semangat. Beragam materi diberikan sebagai bekal awal memasuki lingkungan pendidikan Hidayatullah, mulai dari pengenalan sekolah dan pondok pesantren, budaya belajar, tata tertib, pembinaan karakter Islami, hingga aktivitas yang mempererat ukhuwah, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan belajar.
Sebagai gerbang awal memasuki dunia pendidikan, MPLS dirancang tidak sekadar menjadi kegiatan orientasi, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Seluruh agenda dikemas secara edukatif dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman agar peserta didik merasa nyaman, aman, dan siap menjalani proses belajar.
MPLS Menjadi Fondasi Pembentukan Karakter Islami
Ketua Yayasan Manarul Ilmi Hidayatullah Polewali Mandar, Ahmad Syahril, S.Pd., menegaskan bahwa MPLS bertujuan membangun rasa memiliki terhadap sekolah sekaligus menanamkan semangat kekeluargaan sejak hari pertama.

“Kami berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan sekolah dan pondok dengan baik, merasakan hangatnya ukhuwah Islamiyah, serta tumbuh rasa cinta terhadap tempat mereka menuntut ilmu. MPLS menjadi ikhtiar bersama untuk menyatukan hati, membangun kebersamaan, sehingga anak-anak merasa betah, bahagia, dan bersemangat dalam belajar maupun beribadah. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah ﷺ,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah (LPIH) Polewali Mandar, Firdaus, S.Kom.I., menyampaikan bahwa MPLS merupakan langkah awal dalam proses pembinaan karakter yang akan terus berlanjut selama peserta didik menempuh pendidikan.

Menurutnya, pengenalan lingkungan sekolah bukan hanya bertujuan membantu peserta didik beradaptasi, tetapi juga menjadi pintu masuk pembiasaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami bersyukur atas kepercayaan orang tua yang telah memilih lembaga ini sebagai tempat pendidikan putra-putrinya. Harapan kami, para peserta didik mampu beradaptasi dengan baik, tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, berprestasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” tutur Firdaus.
Sementara itu, Kepala TK Yaa Bunayya Hidayatullah Polewali Mandar, Miyati Basri, S.Kom.I., menjelaskan bahwa MPLS bagi anak usia dini difokuskan untuk menciptakan pengalaman pertama yang menyenangkan saat memasuki lingkungan sekolah.
Melalui berbagai aktivitas yang ramah anak, peserta didik diajak mengenal guru, teman sebaya, ruang belajar, serta berbagai kegiatan yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar pertama yang penuh keceriaan. Anak-anak dikenalkan dengan lingkungan sekolah melalui aktivitas yang menyenangkan sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan senang datang ke sekolah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK Yaa Bunayya Hidayatullah Polewali Mandar,” ungkap Miyati.
Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026–2027 di lingkungan Yaa Bunayya Hidayatullah Polewali Mandar diharapkan menjadi fondasi awal yang kuat bagi peserta didik dalam menempuh proses pendidikan. Dengan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan utama, lembaga pendidikan Hidayatullah berkomitmen menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, berkualitas, serta mampu membentuk generasi yang saleh dan salehah, berilmu, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi umat, bangsa, serta agama.
Abu Haniyyah

