Jangan Putus Asa dari Rahmat Allah

0
40

HidayatullahSulbar.Com, Motivasi – Shalat Subuh di Masjid Al-Walidain pagi ini memberikan pelajaran yang begitu dalam tentang doa, ikhtiar, dan harapan kepada Allah SWT. Shalat diimami oleh Ustadz Amran, Sekretaris DPD Pasangkayu, yang dalam bacaannya mengangkat kisah Nabi Zakariya AS dalam Al-Qur’an.

Nabi Zakariya AS telah berusia lanjut, sementara istrinya juga sudah tua. Secara manusiawi, memiliki keturunan seakan menjadi sesuatu yang sulit. Namun, beliau tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah. Beliau terus berdoa dan memohon dengan penuh keyakinan, hingga akhirnya Allah mengabulkan doanya dengan menganugerahkan seorang anak, Nabi Yahya AS.

Kisah tersebut menjadi pengingat bagi kita bahwa tugas manusia adalah berusaha dan berdoa, sedangkan hasil merupakan ketetapan Allah. Tidak ada keadaan yang terlalu sulit bagi Allah, dan tidak ada doa yang terlalu besar untuk dipanjatkan kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:

> “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)

Jawaban atas doa pun tidak selalu datang dalam bentuk yang kita harapkan. Ada doa yang dikabulkan segera, ada yang Allah berikan dalam bentuk lain yang lebih baik, dan ada pula yang ditangguhkan hingga waktu yang paling tepat.

Maka, ketika keinginan belum terwujud, jangan buru-buru menyerah. Kencangkan doa dan kuatkan ikhtiar. Teruslah mengetuk pintu langit dengan munajat, sambil tetap menjalani kehidupan dengan sabar dan penuh keyakinan.

Jangan pula lupa mensyukuri apa yang telah kita miliki. Bisa jadi, nikmat yang kita rasakan hari ini adalah jawaban dari doa-doa yang pernah kita panjatkan di masa lalu.

Jangan putus asa dari rahmat Allah. Teruslah berdoa, teruslah berusaha, dan yakinlah bahwa Allah selalu mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. (Najam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini