Pondok Pesantren Hidayatullah Majene Fokus pada Hafalan Al-Qur’an, Seluruh Santriwati Mendapat Beasiswa

0
11

HidayatullahSulbar.Com, MAJENE – Masyarakat Kabupaten Majene memiliki pilihan pondok pesantren yang berfokus pada pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an.

Salah satunya adalah Pondok Pesantren Hidayatullah yang berlokasi di Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur. Pesantren ini menerapkan sistem pendidikan berasrama (boarding school).

Sistem berasrama tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada orang tua karena santri mendapatkan pendampingan dan pengawasan selama berada di lingkungan pesantren.

Selain itu, sistem ini membantu santri mengurangi paparan dampak negatif penggunaan gawai serta pergaulan yang kurang baik di masyarakat. Dengan demikian, santri dapat lebih fokus mencapai target pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pada Sabtu (24/10/2026), terdapat 30 santriwati yang tinggal di asrama berlantai dua tersebut. Mereka didampingi oleh empat orang pengasuh. Pondok pesantren yang berfokus pada pendidikan santriwati ini memberikan beasiswa penuh kepada seluruh santrinya.

Melalui pendampingan yang ketat dan sistem pengasuhan berstandar nasional Hidayatullah, pesantren ini terus meningkatkan kualitas pembinaan santri.

Berada di kawasan yang kini dikelilingi rumah-rumah kos, Pondok Pesantren Hidayatullah Majene juga memperketat pembinaan dengan meningkatkan target hafalan Al-Qur’an serta kegiatan keasramaan.

Bendahara pesantren, Ahsanul Rijal, menjelaskan bahwa donasi dari para dermawan digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan pemondokan para santri.

Sementara itu, biaya pembangunan dan operasional pesantren bersumber dari unit usaha milik yayasan. Unit usaha tersebut meliputi toko alat tulis kantor dan usaha campuran, peternakan, serta perkebunan.

Pihak pengurus berharap, dalam waktu dekat, SMP Al-Qalam sebagai unit pendidikan formal di lingkungan pesantren dapat lebih difokuskan pengembangannya.

Melalui integrasi sistem pendidikan nasional dan pendidikan agama, para santri diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari di asrama. (bash)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini