
HidayatullahSulbar.Com, Majene – Wakil Ketua Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah, KH. Dr. Ir. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si., menyampaikan kuliah umum bertema “Islam dan Pancasila, Selaras dan Integratif untuk NKRI yang Berperadaban” di Auditorium Mini Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Senin (2/11/2026).
Kuliah umum yang diikuti sekitar 200 mahasiswa tersebut membahas pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan yang adil, serta pengelolaan sumber daya alam demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Dalam pemaparannya, Aziz Qahhar menekankan bahwa pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa menjadi landasan penting untuk membaca arah perkembangan negara dan menilai dampaknya terhadap kemaslahatan masyarakat.
“Hanya di tangan pemimpin yang adil, kemiskinan ekstrem bisa diminimalisir, bahkan ditiadakan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola oleh negara dan hasilnya dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.
Kuliah umum berlangsung interaktif. Sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan dan tanggapan yang memantik diskusi mengenai Islam, Pancasila, kepemimpinan, serta pengelolaan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unsulbar, Dr. Hj. Nurfitri Ayu Mandasari, M.Si., yang mewakili rektor, mengimbau mahasiswa untuk menyimak pemikiran Aziz Qahhar Mudzakkar.
Menurutnya, pengalaman dan kiprah Aziz Qahhar di dunia politik, termasuk tiga periode menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), merupakan bekal berharga bagi mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan kebangsaan.
Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, aktivis senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang juga dikenal sebagai kader senior Hidayatullah, menjadi pemapar tunggal dalam kegiatan tersebut.
Nurfitri turut menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Barat atas sinergi yang terjalin dengan Unsulbar, khususnya dalam membangun pemahaman mengenai hubungan Islam dan Pancasila.
Kegiatan yang berlangsung di kampus Unsulbar, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa tentang nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong pemikiran kritis dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa. (bash)

