HidayatullahSulbar.Com, Mamasa — Suasana riang mewarnai kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al Faruq. Sekitar 30 santri mengikuti pembelajaran secara rutin setiap Senin hingga Jumat dengan penuh antusias.
Kegiatan yang mulai dirintis sejak 2022 tersebut kini semakin diminati masyarakat. Para santri tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga dibekali berbagai pengetahuan dan amalan keislaman yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Saat ini, kegiatan pembelajaran di Rumah Qur’an Al Faruq ditangani oleh dua orang pengajar, yakni Muhammad Faqih, alumnus Sekolah Dai Hidayatullah Bogor, dan Hendrik Setiawan, S.Pd., yang merupakan guru sekaligus pemilik rumah yang digunakan sebagai tempat kegiatan belajar.
Selain materi pokok ulumul Qur’an, para santri juga mendapatkan pembelajaran hafalan Asmaul Husna, doa sehari-hari, serta doa-doa dalam shalat.
Kegembiraan tampak dari wajah para santri ketika mereka berhasil menghafal materi atau mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Keberhasilan tersebut secara perlahan turut menumbuhkan rasa percaya diri dalam diri mereka.
Para pengajar berharap pembelajaran yang diberikan tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal. Lebih dari itu, para santri diharapkan mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil, memiliki kemampuan tahsin yang benar, memahami kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu membacanya dengan tartil dan tahsin yang benar, memahami isinya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” demikian harapan para pengajar Rumah Qur’an Al Faruq yang berada di dusun Kumpulang desa Panetean kecamatan Aralle kabupaten Mamasa.
Sesekali belajar dipindahkan ke ruang masjid Nurul Hidayah, tidak jauh dari lokasi tersebut. Mengingat santri akan diajak sholat berjamaah di masjid.
Dengan pembelajaran yang berlangsung secara rutin dan suasana yang menyenangkan, Rumah Qur’an Al Faruq diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi Qur’ani sekaligus tempat bagi anak-anak untuk mengenal, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an sejak dini. {bash}


