Sinergi dan Digitalisasi Jadi Fokus Monev Hidayatullah Sulbar

0
20

HidayatullahSulbar.Com, Mamuju – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Barat menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Semester I Tahun 2026 dengan mengusung tema “Menguatkan Konsolidasi, Mempercepat Capaian, Mewujudkan Target 2026”. Kegiatan berlangsung di Kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Barat, kawasan Pasar Baru, Mamuju.

Monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus wilayah. Hadir sebagai pendamping dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Ketua DPP Bidang Ekonomi, Drs. H. Wahyu Rahman, M.E.

Monev kali ini difokuskan pada penyampaian laporan capaian program kerja semester pertama 2026. Evaluasi masih sebatas pemaparan data dan belum dilanjutkan dengan verifikasi atau pengecekan langsung ke lapangan.

Pelaksanaan evaluasi mengacu pada program kerja yang telah ditetapkan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) awal tahun 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap bidang menunjukkan pertumbuhan capaian program sesuai target yang telah direncanakan.

Dalam arahannya, Wahyu Rahman menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi sebagai instrumen untuk mengukur kinerja organisasi sekaligus mempercepat pencapaian target.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital sesuai perkembangan zaman.

Menurutnya, kekuatan media sosial dapat menjadi sarana strategis untuk mempercepat program-program dakwah dan keumatan. Dengan memanfaatkan platform digital secara optimal, ekspansi organisasi dinilai dapat berlangsung lebih cepat, menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas, serta lebih efektif.

Juga menyinggung strategi pengembangan jaringan Hidayatullah. Ia menjelaskan bahwa ekspansi organisasi saat ini lebih efektif dilakukan melalui penguatan gerakan Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH), tanpa harus selalu diawali dengan pendirian pesantren.

“Cukup RQH saja, kendati hanya satu petugas dan bisa direkrut dari orang lokal. Pola ini sekaligus menjadi pintu masuk rekrutmen kader,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat, Najamuddin, M.Pd., memaparkan capaian program kerja tingkat wilayah. Dari total 215 program kerja yang telah ditetapkan, ada program telah terlaksana ada yang belum terlaksana, dan 32 program dinyatakan tidak terlaksana.

Ia menjelaskan, sejumlah program belum dapat direalisasikan karena terkendala waktu pelaksanaan yang berada di akhir tahun, melibatkan pihak ketiga, maupun bersifat opsional sehingga pelaksanaannya menyesuaikan kondisi yang ada.

Dalam forum tersebut, masing-masing ketua departemen turut mempresentasikan capaian program di bidangnya untuk kemudian dievaluasi secara mendalam. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis berbagai kendala yang dihadapi sekaligus menyusun rencana tindak lanjut sebagai upaya meningkatkan pencapaian program pada semester berikutnya.

Selain itu, peserta monev juga didorong untuk memperkuat sinergi antar departemen. Salah satu contoh yang dikemukakan adalah pembinaan wali murid di sekolah-sekolah amal usaha Hidayatullah yang dikelola Departemen Pendidikan agar dapat melibatkan Departemen Bina Anggota.

Melalui komunikasi yang baik dan kerja sama lintas departemen, diharapkan tercipta kerja tim yang solid sehingga percepatan capaian program dapat diwujudkan dan target organisasi tahun 2026 dapat tercapai secara optimal. (bash)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini