
HidayatullahSulbar.Com, Polewali Mandar – Yayasan Manarul Ilmi Hidayatullah Polewali Mandar menggelar kegiatan Pembagian Rapor Tahfidz yang dirangkaikan dengan Rihlah Tadabbur Alam bagi santri Tahfidzul Qur’an, Sabtu (20/06/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Wisata Puncak Kunyi dengan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat untuk terus mencintai Al-Qur’an.
Sebanyak 13 santri program Takhassus Tahfidz menerima rapor sebagai bentuk evaluasi capaian hafalan, adab, dan perkembangan pembelajaran selama satu semester. Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas kesungguhan para santri dalam menghafal Kalamullah.
Selain pembagian rapor, para santri juga mengikuti kegiatan tadabbur alam yang bertujuan menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT melalui penghayatan terhadap tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta. Berbagai agenda kebersamaan, motivasi, permainan edukatif, serta tausiyah menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Agenda ini merupakan kegiatan penutup menjelang liburan semester, sekaligus menjadi pembekalan ruhiyah dan motivasi bagi para santri sebelum kembali ke rumah masing-masing. Diharapkan selama masa liburan, para santri tetap menjaga hafalan Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat.
Ketua Yayasan Manarul Ilmi Hidayatullah Polewali Mandar, Ahmad Syahril, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan:
“Al-Qur’an adalah cahaya kehidupan. Nilai terbaik seorang santri bukan hanya banyaknya hafalan, tetapi sejauh mana Al-Qur’an membentuk akhlak dan kepribadiannya. Liburan bukan berarti berhenti bersama Al-Qur’an. Justru jadikan rumah sebagai madrasah pertama untuk terus murojaah, menjaga shalat berjamaah, berbakti kepada orang tua, dan menjadi teladan di lingkungan sekitar. Semoga Allah menjaga hafalan anak-anak kita dan menjadikan mereka generasi penjaga Al-Qur’an.”
Sementara itu, Ketua LPIH, Firdaus, S.Kom.I, mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi selama liburan.
“Prestasi hafalan akan tetap terjaga apabila disertai istiqamah dalam murojaah. Jangan biarkan liburan menjadi alasan untuk meninggalkan Al-Qur’an. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan menambah kedekatan dengan Allah melalui tilawah dan murojaah yang rutin.”
Kepala Tahfidz Putri, Humaira Amir, S.Pd, juga memberikan motivasi kepada seluruh santri.
“Kami berharap seluruh santri senantiasa menjaga adab, hafalan, dan semangat belajar di mana pun berada. Teruslah membanggakan orang tua dengan akhlak yang mulia serta kedisiplinan dalam menjaga amanah Al-Qur’an. Insya Allah, setiap ayat yang dijaga akan menjadi kemuliaan di dunia dan akhirat.”
Melalui kegiatan ini, Yayasan Manarul Ilmi Hidayatullah Polewali Mandar berharap para santri kembali ke rumah dengan semangat baru, membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta kembali ke pesantren setelah liburan dengan hafalan yang tetap terjaga bahkan semakin bertambah.
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). (Abu Haniyyah)

