DPW Hidayatullah Sulbar Bina DPD Pasangkayu: Fokus Transparansi, Pendidikan, dan Pembinaan Kader

0
26

HidayatullahSulbar.Com, Baras – Dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi, mutu pendidikan, dan penguatan ideologi kader, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Barat menggelar program pendampingan intensif di Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Pasangkayu. Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara terpusat di Kampus Hidayatullah Baras.
​Hadir sebagai tim asesor dan pemateri dari pihak DPW, yaitu Bendahara DPW, Ketua Departemen Pendidikan, serta Ketua Departemen Perkaderan.Agenda penting ini diikuti oleh seluruh jajaran tingkat daerah, mulai dari unsur pengurus DPD, Ketua dan Bendahara Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kabupaten Pasangkayu, Ketua dan Bendahara Yayasan, hingga para kepala kepengasuhan serta kepala sekolah di bawah jaringan Hidayatullah se-Kabupaten Pasangkayu.
​Untuk memastikan materi tersampaikan secara mendalam dan aplikatif, jalannya pendampingan dibagi ke dalam tiga sesi utama:

Sesi 1: Transparansi Finansial sebagai Fondasi Kepercayaan
​Sesi pertama berfokus pada bidang kebendaharaan yang dipandu langsung oleh Bendahara DPW Hidayatullah Sulbar, Gunawan, S.Pd.I. Dalam paparannya, beliau menggarisbawahi bahwa pengelolaan laporan keuangan wajib dilakukan secara transparan dan akuntabel.

​”Laporan yang transparan bukan sekadar urusan administratif, melainkan kunci utama untuk memunculkan rasa saling percaya (trust) di antara sesama pengurus,” jelas Gunawan.
​Beliau juga mengingatkan dengan tegas mengenai dampak buruk dan konsekuensi negatif yang dapat muncul bagi keberlangsungan lembaga jika aspek transparansi keuangan ini diabaikan.
Sesi 2: Manajemen Pendidikan dan Vitalnya Peran Pengasuh-Kepala Sekolah
​Sesi kedua dipandu langsung oleh ketua Departemen Pendidikan yang diisi oleh Firman Haq, S.Pd.I. Fokus pembahasan pada sesi ini menitikberatkan pada penguatan manajemen institusi pendidikan.

Firman menekankan bahwa kepala sekolah dan kepala kepengasuhan merupakan ujung tombak lembaga. Peran aktif dan kualitas kepemimpinan mereka sangat menentukan output atau kualitas lulusan para santri, yang pada akhirnya menjadi faktor penentu bagi kemajuan serta perkembangan yayasan ke depan.

​Sesi 3: Menakar Kualitas Kader Lewat Halaqah
​Sesi terakhir ditutup oleh Departemen Perkaderan yang disampaikan oleh Syamsuddin, S.Sos.I. Beliau mengupas tuntas hakikat identitas seorang kader serta bagaimana peran konkret yang seharusnya dijalankan untuk membesarkan lembaga Hidayatullah.
​Secara khusus, Syamsuddin mengingatkan pentingnya konsistensi kader dalam mengikuti halaqah pembinaan.

​”Tolak ukur utama dari kualitas dan komitmen kekaderan seseorang sejatinya dilihat dari bagaimana kedisiplinan dan keseriusannya dalam berhalaqah,” tegasnya.

​Melalui pendampingan terpadu tiga sesi ini, DPD Hidayatullah Pasangkayu diharapkan dapat langsung mengimplementasikan arahan yang diberikan guna mewujudkan manajemen lembaga yang lebih sehat, unggul, dan melahirkan generasi-generasi terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Hidayatullah Pasangkayu, Avid Rusyadi, S.Pd.I. menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran jajaran pengurus DPW Hidayatullah Sulbar.

Beliau menegaskan bahwa momentum pendampingan ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pengurus di tingkat daerah.

“Harapan besar kami dari adanya pendampingan ini adalah agar seluruh rekan-rekan pengurus di daerah dapat memahami dengan baik setiap regulasi, Peraturan Organisasi (PO), serta Pedoman Dasar Organisasi (PDO) yang berlaku di Hidayatullah. Dengan begitu, setiap lini dapat memahami fungsi, tugas, serta amanahnya masing-masing secara jelas di lembaga ini,” tegasnya.(vid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini