DPD Hidayatullah Polman Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Taklim Baitul Jannah

0
13

HidayatullahSulbar.Com, Polewali – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Polewali Mandar turut menghadiri sekaligus memberikan penguatan dakwah dalam kegiatan pengukuhan dan pelantikan pengurus Majelis Taklim Baitul Jannah di Masjid Al Akbar BTN Stadion, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Polewali tersebut merupakan bagian dari proses penerbitan surat keterangan terdaftar bagi majelis taklim sesuai ketentuan Kementerian Agama. Pengukuhan dan pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Polewali, H. Ismail, M.Ag.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, H. Abdul Rahim, M.H. Kehadirannya menambah semangat dan kekhidmatan acara. Ia mengapresiasi kiprah dai Hidayatullah yang aktif membangun hubungan dengan masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah.

“Alhamdulillah, dai Hidayatullah bermasyarakat, programnya menyatu dengan unsur pemerintah,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, H. Ismail mengapresiasi pengurus dan anggota Majelis Taklim Baitul Jannah yang telah dikukuhkan. Ia menekankan pentingnya menjadikan majelis taklim sebagai sarana mendekatkan diri kepada sumber ilmu, memperdalam pemahaman agama, dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.

KUA Kecamatan Polewali juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan keagamaan masyarakat melalui program GAMACCA (Gerakan Masyarakat Cerdas Cinta Agama).

Apresiasi serupa disampaikan Lurah Madatte. Ia mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Polewali dan para asatidz atas komitmen mereka dalam membina umat. Ia berharap pengurus Majelis Taklim Baitul Jannah dapat menjalankan amanah dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, majelis taklim hendaknya menjadi wadah untuk memperdalam ilmu agama, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD Hidayatullah Polewali Mandar, Ahmad Syahril, S.Pd., yang hadir menyampaikan ceramah penguatan, mengajak seluruh anggota majelis taklim untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan menuntut ilmu agama dan bergabung dalam lingkungan yang mendorong lahirnya kebaikan.

Ia menegaskan bahwa majelis taklim dan majelis Al-Qur’an memiliki peran penting dalam menjaga keistiqamahan, menghadirkan ketenangan jiwa, serta memperkokoh keimanan di tengah berbagai tantangan zaman.

Senada dengan itu, Kepala Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPD Hidayatullah Polman, Ahmad Jawahir, S.Pd.I., menekankan pentingnya sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah, khususnya KUA serta Kementerian Agama, dalam menjalankan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara dai, pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kehidupan beragama serta membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Sebanyak 40 anggota mengikuti pengukuhan dan pelantikan tersebut. Dalam kesempatan itu, Hj. Jusnah, M.M., terpilih sebagai Ketua Majelis Taklim Baitul Jannah.

Dalam sambutannya, Hj. Jusnah menyampaikan bahwa majelis taklim bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia memohon dukungan, saran, kritik yang membangun, serta kerja sama dari seluruh pihak, khususnya para asatidz, KUA, dan anggota majelis taklim, agar berbagai program pembinaan dapat berjalan dengan baik.

“Semoga ke depannya, Majelis Taklim Baitul Jannah tidak hanya menjadi wadah untuk menambah ilmu agama semata, tetapi juga semakin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan membawa keberkahan bagi lingkungan kita,” harapnya.

Melalui pengukuhan dan pelantikan ini, majelis taklim pertama di lingkungan tersebut diharapkan semakin aktif menjadi pusat pembinaan keagamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Polewali Mandar yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

(Laporan: Abu Haniyyah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini