HidayatullahSulbar.Com, Mamuju,— Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Konsolidasi Pendidikan yang menghadirkan Kabid Pendidikan DPP Hidayatullah, YPCM Hidayatullah Mamuju menyelenggarakan Workshop Aplikatif Pembelajaran Berbasis Tauhid bagi para guru Sekolah Integral Hidayatullah Mamuju.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026, bertempat di Aula Serbaguna YPCM Mamuju menghadirkan Samsul Bahri, S.E., Direktur Hidayatullah Institute sebagai pemateri tunggal.
Workshop ini dirancang sebagai ruang penguatan bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman sekaligus mempraktikkan konsep pembelajaran berbasis tauhid dalam proses pendidikan.
Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga bagaimana nilai-nilai tauhid dapat hadir dan terintegrasi dalam setiap proses pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi, melakukan diskusi kelompok, serta menyusun rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan secara nyata di kelas.
Dengan demikian, workshop diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi menghasilkan produk pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan guru di sekolah.
Salah satu bagian penting dalam workshop adalah diskusi kelompok yang diarahkan untuk menghasilkan format Rencana Pembelajaran Mendalam Berbasis Tauhid (RPM Berbasis Tauhid).
Kelompok Cerdas berhasil menyusun dan menetapkan format RPM Berbasis Tauhid sebagai salah satu hasil dari proses diskusi dan praktik selama workshop. Kelompok tersebut terdiri atas:
1. Emiliyasari, S.H.I.
2. Siti Aminah, S.H.
3. Hasni, S.Pd.I.
4. Rina Hartina, S.Pd.
5. Asmirawati
6. Reskianah, S.Pd.I.
Apresiasi patut diberikan kepada Kelompok Cerdas atas partisipasi aktif, kolaborasi, dan kontribusinya dalam menghasilkan format RPM Berbasis Tauhid.
Hasil tersebut menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menerjemahkan konsep pendidikan berbasis tauhid ke dalam praktik pembelajaran yang lebih konkret, terarah, dan dapat diterapkan oleh guru di kelas.
Melalui workshop ini, para guru diharapkan semakin memiliki kemampuan untuk menghadirkan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan manusia beriman dan berkarakter.
Nilai tauhid diharapkan tidak hanya menjadi materi yang disampaikan, tetapi menjadi landasan dalam cara guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar YPCM Hidayatullah Mamuju dalam memperkuat mutu pendidikan dan meningkatkan kompetensi pendidik. sehingga proses pendidikan di Sekolah Integral Hidayatullah semakin mampu melahirkan peserta didik yang berilmu, berakhlak, dan memiliki keteguhan iman. (fir)


