Rumah Qur’an Desa Salutahongan, Menyemai Generasi Qur’ani

HidayatullahSulbar.Com, Majene — Upaya menghadirkan Al-Qur’an hingga ke pelosok kembali diteguhkan oleh DPD Hidayatullah Kabupaten Majene melalui peresmian Rumah Qur’an di Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Peresmian ini dilaksanakan oleh Ketua DPD Hidayatullah Majene, Ustadz Al Imran, S.H.I., bersama jajaran pengurus pada pekan ini, Rabu (21/01/2026).

Kehadiran Rumah Qur’an ini menjadi langkah nyata menghadirkan akses pembinaan Al-Qur’an yang dekat, terjangkau, dan berkelanjutan bagi anak-anak dan masyarakat desa. Rumah Qur’an dirancang sebagai pusat pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, tahsin, pembiasaan ibadah, serta pembinaan akhlak, sehingga Al-Qur’an tidak hanya dipelajari, tetapi juga dihidupkan dalam keseharian.

DPD Hidayatullah Majene memandang bahwa pembangunan umat harus dimulai dari desa. Pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang kuat secara iman, berakhlak mulia, dan memiliki arah hidup yang jelas sejak usia dini.

Dari Pembinaan Al-Qur’an Desa hingga Beasiswa Pendidikan Berjenjang

Dalam sambutannya, Al Imran menegaskan bahwa pendirian Rumah Qur’an merupakan bagian dari ikhtiar dakwah jangka panjang untuk membangun negeri melalui penguatan pendidikan Islam dari bawah.

“Rumah Qur’an ini adalah pintu awal. Dari sinilah anak-anak desa mengenal, mencintai, dan tumbuh bersama Al-Qur’an. Harapannya, lahir generasi yang kelak menjadi penerang bagi lingkungannya,” ujarnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Salutahongan, Ramli, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian DPD Hidayatullah Majene terhadap pendidikan keagamaan masyarakat desa. Ia menilai keberadaan Rumah Qur’an sangat dibutuhkan sebagai ruang pembinaan yang menanamkan nilai agama sejak dini.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang berharap Rumah Qur’an dapat berjalan secara istiqamah dan berkesinambungan. Mereka melihat program ini sebagai langkah strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif sekaligus memperkuat karakter keislaman masyarakat desa.

Dukungan Tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan dalam suksesnya Rumah Qur’an

Sebagai kelanjutan dari pembinaan di tingkat desa, DPD Hidayatullah Majene juga membuka program beasiswa pendidikan bagi anak-anak pelosok yang ingin melanjutkan pendidikan di lembaga binaan Hidayatullah, yaitu Pesantren Miftahul Hidayah dan SMP Al Qalam. Program ini menjadi jalur lanjutan agar potensi anak-anak desa dapat tumbuh secara optimal melalui pendidikan yang terarah dan berakhlak.

Melalui sinergi antara Rumah Qur’an dan program beasiswa, dakwah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi ekosistem pembinaan berjenjang—dari desa, ke pesantren, hingga lahir kader-kader umat di masa depan.

DPD Hidayatullah Majene mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam ikhtiar ini sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui dukungan moral, keterlibatan langsung, maupun kontribusi harta. Dengan kebersamaan dan semangat dakwah, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang mampu membawa perubahan positif bagi Majene dan umat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *