Monev Semester Awal Ditandai Momen Pembukaan Lahan Produktif

HIDAYATULLAHSULBAR.COM, Mamuju – Momen monitoring dan evaluasi (monev) program kerja semester awal 2025 DPW Hidayatullah Sulawesi Barat (Sulbar) ditandai program penanaman kelapa sawit seluas 3 hektar di kabupaten Mamuju Tengah.

Kepala Bidang Perekonomian DPP Hidayatullah, Drs. H. Wahyu Rahman, ME. selaku pendamping wilayah Hidayatullah Sulbar melakukan monitoring secara offline di kantor DPW Hidayatullah Sulbar pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Namun ketua DPW Hidayatullah Sulbar, Drs. H. Mardhatillah tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian agenda monev faktor kesehatan beliau yang terganggu sejak sepekan sebelumnya.

Dalam breafingnya sebelum memasuki agenda monitoring program kerja di semester 1 tahun 2025 tersebut, Kepala Bidang Perekonomian menegaskan agar seluruh kader dapat melakukan sinergi dengan baik kepada amal  usaha untuk suksesi Munas Hidayatullah VI.

Secara kuantitatif program kerja DPW Hidayatullah Sulbar dalam semester 1 ini baru pada angka 55%.

Meskipun demikian dinamisasi organisasi berjalan dengan baik, dengan indikasi pertumbuhan amal amal usaha pada sektor pendidikan, ekonomi maupun sosial.

Kaitannya dengan menyambut Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Hidayatullah yang akan digelar pada 20–23 Oktober 2025 di Jakarta, Drs. H. Wahyu Rahman, ME yang juga pembina kelompok tani kelapa sawit di Mamuju Tengah berkesempatan mediasi dengan perusahaan mitranya.

“Sehatnya organisasi itu diukur dari income BUMO (badan usaha milik organisasi -red.) untuk itu Sulbar yang punya banyak lokasi kosong harus maksimalkan (sektor) ini” Sarannya.

Ditambahkannya, “kami akan suntikkan dana stimulan untuk program usaha yang sustain”.

Menyikapi hal itu forum menyepakati,dalam waktu dekat akan menanam kelapa sawit di kebun seluas 3 hektar wakaf keluarga bapak Supriyadi di kecamatan Pangale, persisnya di desa Polo Camba.

Upaya tersebut, sebagaimana arahan kabid perekonomian, merupakan bukti nyata kinerja dengan orientasi amal soleh.

Sebab bisa saja menurutnya, tanaman kelapa sawit panen pada periode kepengurusan setelah ini. Ditegaskannya, “Di situlah kesuksesan kita ketika mampu menyehatkan organisasi lewat program ekonomi yang sustainabel”. (bash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *