Ketua DPD Hidayatullah Mamuju; Bekerjalah dengan Ihlas dan Komitmen dalam Khittah
HidayatullahSulbar.Com, Mamuju – Ketua DPD Hidayatullah Mamuju, Abdul Gafar, S. Pd. I.
Rakerda bukan sekedar agenda rapat tahunan semata, harus ada momen konsolidasi organisasi untuk menguatkan langkah dalam menjalankan dinamika organisasi.
Gafar mengajak seluruh pengurus Hidayatullah Mamuju untuk menyeragamkan langkah dengan mendasari keihlasan serta komitmen dalam khittah perjuangan Hidayatullah. “Bekerjalah dengan Ihlas dan Komitmen dalam Khittah (haluan perjuangan -pen.) Ungkapnya singkat.
Spirit tersebut tercermin pada ekspansi organisasi tingkat kecamatan, pada sesi rakerda ditetapkan tiga pengurus cabang.
Ketua DPC Hidayatullah Papalang diamanahkan kepada Muhammad Arifin, adapun rintisan DPC Hidayatullah Tapalang diamanahkan kepada Agung.
Sedangkan pengangkatan Mansur, S. Pd. I sebagai ketua DPC Hidayatullah Simboro dan Kepulauan (Simkep).
Senada dengan ketua DPD yang sebelumnya menjabat kepala sekolah SD Integral Al Furqan, ketua DPW Hidayatullah Sulbar, Najamuddin, M. Pd. Menjelaskan dalam sambutan pembukaan rakerda tersebut, pentingnya melihat pedoman dasar organisasi atau PDO agar tidak berseberangan dengan garis yang ditentukan.
Lanjutnya salam pesannya, agar kiranya semua implementasi program dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi.
Dihadiri lengkap seluruh pengurus wilayah merupakan proyeksi pentingnya penekanan kinerja, karena Mamuju merupakan jantung kota yang mudah dilihat oleh publik.
Kantor DPD Hidayatullah Mamuju dekat dengan kantor DPW sehingga alasan keduanya membuat rakerda tersebut terlihat meriah.
Masih menyoal tantangan Hidayatullah Mamuju, ditekankan, hadir di hati masyarakat dengan program yang menyentuh dan sangat dibutuhkan, di antaranya sikapnya ketika ada yang meminta penyelenggaraan jenazah.
Mengambil tema Konsolidasi Jatidiri dan Transformasi Organisasi Menuju Hidayatullah Mandiri dan Berpengaruh, sehingga pengurus Hidayatullah Mamuju terus berupaya memaksimalkan setiap item programnya.
Dalam raker yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026 di ruang rapat YPCM itu, merumuskan relevansi program kerja dari DPP, DPW serta lanjutan program dari periode sebelumnya.
Dengan mengangkat frasa kunci Sibergi-Kolaborasi, Hidayatullah Mamuju terbuka untuk bekerja sama baik dengan pihak luar maupun dalam.
Menjalankan program pemerintah di antaranya pemberantasan buta aksara al Quran melalui program Gerakan Dakwah, Mengajar dan Belajar Al Quran atau Grand MBA, program ini sudah ada di beberapa perumahan dan desa seputar kota Mamuju. (bash)

