DPD Hidayatullah Mamuju Tinjau Tanah Wakaf Tahayahaya
HidayatullahSulbar.Com, Mamuju — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Mamuju, Abdul Gapar, S.Pd.I., bersama jajaran pengurus DPD serta Ketua Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPW Hidayatullah Sulawesi Barat, Muh. Taufik, S.Sos.I., melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanah wakaf di wilayah Tahayahaya, Kabupaten Mamuju. Melalui kegiatan ini, Hidayatullah Mamuju menegaskan keseriusannya dalam memastikan aset wakaf umat dikelola secara optimal, tepat sasaran, dan berorientasi jangka panjang.
Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari langkah aktif DPD Hidayatullah Mamuju dalam mengawal aset wakaf agar tidak hanya aman secara legal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi umat. Pengurus memandang tanah wakaf sebagai potensi strategis yang dapat dikembangkan untuk menopang program dakwah, pendidikan Islam, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua DPD Hidayatullah Mamuju, Abdul Gapar, menegaskan bahwa pengurus wajib menjaga tanah wakaf sebagai amanah umat dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai pengelolaan wakaf menuntut perencanaan matang, kajian menyeluruh, serta arah pengembangan yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Tanah wakaf ini adalah titipan umat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara amanah, profesional, dan terarah agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Abdul Gapar di sela peninjauan.
Wakaf untuk Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Umat
Abdul Gapar juga menekankan bahwa pemanfaatan tanah wakaf ke depan harus diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam, penguatan dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan wakaf yang tepat akan menjadikan aset umat sebagai pilar kemandirian organisasi dan sarana memperluas kemaslahatan.
Ia menambahkan, optimalisasi wakaf bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana aset tersebut mampu melahirkan program-program yang berdampak langsung bagi umat dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPW Hidayatullah Sulbar, Muh. Taufik, S.Sos.I., menyampaikan bahwa peninjauan ini menjadi tahapan awal sebelum pengurus masuk pada proses perencanaan teknis dan pengembangan program wakaf. Ia menilai sinergi antara pengurus, masyarakat sekitar, dan pihak terkait sangat diperlukan agar pengelolaan wakaf berjalan secara berkelanjungan.
“Kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan aset wakaf ini benar-benar membawa maslahat dan sesuai dengan kebutuhan umat,” ungkap Muh. Taufik.
Melalui kegiatan peninjauan ini, DPD Hidayatullah Mamuju kembali menegaskan komitmennya dalam mengelola aset organisasi secara transparan dan profesional. Hasil peninjauan akan menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan tanah wakaf yang terukur dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Dengan langkah awal tersebut, Hidayatullah Mamuju berharap tanah wakaf Tahayahaya dapat berkembang menjadi pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan pelayanan umat yang terpadu serta berkesinambungan. (Rifal)

