DPD Hidayatullah Polman Launching MQH Nuruttaubah
HidayatullahSulbar.Com, Polewali Mandar — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Polewali Mandar resmi melaunching Majelis Qur’an Hidayatullah (MQH) Nuruttaubah, Senin sore, 29 Rajab 1447 H bertepatan dengan 19 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nuruttaubah, Ujung Baru, Kabupaten Polewali Mandar, dengan dihadiri sekitar 25 jamaah.
Launching MQH Nuruttaubah dirangkaikan dengan Pengajian Umum bertema “Kusambut Ramadhan Terbaikku”. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar dakwah Al-Qur’an untuk mempersiapkan umat menyongsong bulan suci Ramadhan dengan kesiapan spiritual dan komitmen yang lebih kuat terhadap Al-Qur’an.
Dalam ceramahnya, Ketua DPD Hidayatullah Polewali Mandar, Ahmad Syahril, S.Pd., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan launching tersebut. Ia menegaskan bahwa MQH Nuruttaubah dihadirkan sebagai wadah pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan dan terstruktur.
Ahmad Syahril mengangkat hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang keutamaan Ahlul Qur’an sebagai keluarga Allah di muka bumi. Hadits tersebut berbunyi:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ هُمْ؟ قَالَ: «هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ، أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ».
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai banyak ahli (keluarga) dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka?” Beliau menjawab, “Mereka adalah Ahlul Qur’an, keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.”

Ia menegaskan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, membacanya, mempelajarinya, serta istiqamah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Menurutnya, bulan Rajab merupakan momentum yang sangat tepat untuk mulai mendedikasikan waktu terbaik dalam belajar Al-Qur’an.
“Rajab adalah muqaddimah menuju Ramadhan. Kita semua memahami bahwa Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Karena itu, Alhamdulillah, MQH Nuruttaubah hadir sebagai wasilah belajar Al-Qur’an dengan metode yang mudah, sistematis, dan terarah melalui metode GranD MBA,” ujarnya.
Salah satu peserta yang hadir, Ibu Nuraeni, S.Pd.I, seorang ASN, menyampaikan antusiasmenya terhadap program tersebut. Ia menilai keberadaan MQH Nuruttaubah sebagai bentuk rezeki dan kebaikan dari Allah bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, saya kira ini adalah rezeki dan kebaikan untuk kita semua. Allah menghadirkan wadah belajar Al-Qur’an. Semoga ke depan ibu-ibu bisa semakin kompak dan konsisten dalam proses membenahi diri dengan ber-Qur’an,” harapnya.
Pada acara launching ini, DPD Hidayatullah Polewali Mandar juga didampingi oleh Muslimat Hidayatullah (Mushida) Polewali Mandar sebagai mitra sinergi dalam penguatan dakwah Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Dengan diresmikannya MQH Nuruttaubah, DPD Hidayatullah Polman berharap lahir komunitas Ahlul Qur’an yang istiqamah dan mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dalam kehidupan, khususnya dalam menyambut Ramadhan yang penuh keberkahan. (Abu Haniyyah)

