Mamuju  

Tingkatkan Soliditas Kerja Pengurus Pada Monev Hidayatullah Mamuju

HIDAYATULLAHSULBAR.COM, Mamuju – Monitoring dan Evaluasi (monev) kali ini merambah pengurus daerah Hidayatullah kabupaten Mamuju setelah usai dilakukan di Majene, Polman, Pasangkayu dan Mamuju Tengah.

Monev dipimpin langsung ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat Drs. H. Mardhatillah, juga hadir pendamping DPD Hidayatullah Mamuju, kadep PK-PAUD Nurdin, S.Pd.I dan Firman, S.Pd.I ketua departemen Pendidikan dan Kepesantrenan.

Berlangsung di kantor DPW diikuti seluruh pengurus daerah Hidayatullah Mamuju pada tanggal 13 September 2023.

Dijelaskan ketua DPD, SDI adalah orang yang difungsikan di badan usaha milik organisasi (BUMO) kampus madya Hidayatullah Mamuju sehingga butuh improvisasi untuk bisa meningkatkan aktifitas organisasi yang ia pimpin.

Dikatakan, “Kami terbagi juga di unit unit usaha, sehingga butuh kerja keras untuk bisa maksimal di organisasi”.

Hal tu juga di tegaskan oleh Drs. H. Mardhatillah dalam sambutannya, agenda monev tersebut membawa bebeapa agenda di antaranya, adalah monitoring dan evaluasi program kerja, sosialisasi rencana Rakernas dan Silatnas Nopember mendatang, diskusi seputar problematika organisasi dan arahan umum ketua DPW Hidayatullah Barat.

Menurutnya, kerja dalam organisasi harus diangkat secara kolektif oleh pengrus, dimusyawarahkan dengan baik dan dievaluasi secara berkala agar tetap pada ranah misi dan visi organisasi.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak kenal kita apalagi pemerintah dalam proses membangun kampus” terangnya dengan menambahkan pentingnya silaturahmi kepada masyarakat dan tokoh pemerintah.

Menyoal Sumber Daya Insani (SDI) yang memiliki fungsi ganda di BUMO, diterangkan, agar memaksimalkan soliditas dan komunikasi dalam berkoordinasi memaksimalkan program kerja.

Apalagi DPD Hidayatullah Mamuju menargetkan lokasi di kelurahan Bebanga untuk diproyeksikan sebagai kampus pratama, sementara itu legal aspek masih dalam proses oleh pengurus.

DPD Hidayatullah Mamuju yang berkantor di jalan Abdul Syakur kelurahan Karema kecamatan Mamuju itu sudah memiliki beberapa Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH) termasuk di antaranya RQH Al Hamid desa Pasakbu kecamatan Tapalang Barat paska gempa berkekuatan magnitudo 6,2 pada awal 2021 silam.

Hingga kini RQH Al Hamid tersebut akan diproyeksikan sebagai obyek ekspansi organisasi tingkat kecamatan. (bash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×