Polman  

Santri Hidayatullah Duampanua Bantu Bersihkan Pesantren Ahlul Qur’an Paska Diterjang Banjir

Santri membersihkan bekas sampah pascabanjir

HIDAYATULLAHSULBAR.COM, Polewali – Bermula pada Senin tanggal 20 Maret 2023 jam 05 sore, daerah pegunungan Polewali di guyur hujan deras mengakibatkan luapan sungai begitu cepat, derasnya hujan hingga masuk waktu isya, disaat masyarakat tengah berkumpul dengan keluarga di rumah, ada yang sedang shalat, makan malam, bahkan kebanyakan mereka menganggap hujan deras itu hal biasa.

Khususnya di pesantren Ahlul Qur’an, di kelurahan Batu – Batu, Darma, Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dengan jumlah santri kurang lebih 160 dievakuasi saat meluapnya air sungai dengan derasnya.

“Luapan air begitu cepat hingga menimbulkan kepanikan , tak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. Mereka menyelamatkan diri masing-masing sebelum tim Basarnas dan relawan lainnya hadir di lokasi” kata Zaki santri Ahlul Qur’an.

Luapan air terus berlanjut hingga pukul 12:00 malam, dan terlihat berangsur surut sekira pukul jam 01:30 dini hari.

Himbauan pimpinan pondok Ahlul Qur’an Ustadz Mujahid Lc. agar tidak mudah panik, meski ada informasi tentang beberapa santri yang belum ditemukan, khususnya orang tua santri berinisial (M) “Jika ada berita agar kiranya di klarifikasi ke pihak pondok” tegasnya, menurutnya, anak tersebut panik dan menyelamatkan diri ke perkampungan.

Di seputaran pacuan kuda Polewali, banyak terlihat kendaraan roda 2 maupun 4 yang terjebak di perempatan depan asrama santri putri Hidayatullah.

Menurut beberapa warga sekitar pondok, “Baru kali ini Polman dilanda banjir dalam sejarahnya.” katanya

Di Polewali tampak perabotan rumah tangga, satu persatu diangkat ke bahu jalan yang lebih tinggi bersama beberapa santri Hidayatullah Duampanua, juga beberapa pengurus hadir membantu.

Selasa pagi pada tanggal 21/3/2023, beberapa santri Hidayatullah Duampanua di arahkan membantu bersih bersih bekas terjangan banjir yang menyisakan endapan lumpur di pesantren Ahlul Qur’an.

Merapikan fasilitas pondok yang sudah berlumuran lumpur endapan banjir dan ikut bersama pengurus pondok, warga sekitar membersihkan masjid dan asrama santri.

Semoga santri yang belum terkonfirmasi kondisinya dalam keadaan sehat. (Rahmat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×