Refleksi 2022, DPW Hidayatullah Sulawesi Barat Berbenah Diri

HidayatullahSulbar.Com, Mamuju – Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Barat pada akhir tahun kedua 2022 ini telah melaksanakan program kerja yang tertera pada masing-masing laporan departemen dan pengurus harian.

Setelah beberapa hari yang lalu, tepatnya 25 November 2022 DPW Hidayatullah Sulawesi Barat mendapatkan giliran jadwal asesmen, sehingga sedikit banyaknya sangat berpengaruh dalam kinerja dan fokus perhatian terhadap program.

Walaupun daya dukung serta motivasi tidak memadai dalam pelaksanaan program tersebut, namun karena semangat juang yang tinggi, sehingga semuanya kita bisa lalui walaupun tentunya masih banyak kekurangan di sana-sini.

Yang tidak kalah pentingnya adalah soliditas dari seluruh pengurus yang dengan sukarela menjalankan program, baik dengan koordinasi dan membangun komunikasi yang intensif, maupun pelaksanaan musyawarah dengan rapat-rapat rutin dan pleno yang tidak pernah ketinggalan.

Ini adalah berkat kehadiran sebuah sistem kepemimpian yang senantiasa membangkitkan ghirah dan gairah dalam melaksanakan tupoksi masing-masing.

Kehadiran organisasi yang didukung oleh sumber daya insani yang masih pas-pasan dan dukungan skill serta keterampilan yang belum mumpuni, bukan menjadi hambatan untuk bergerak maju mengejar target-target pencapaian.

Perintisan DPC misalnya yang masih terkendala dengan alasan klassik yaitu kurangnya kader kita, bukan juga menjadi kita untuk kemudian berhenti mencari peluang-peluang, sebab yang namanya rangkap jabatan sudah terbiasa.

Kader yang sudah dikondisikan dengan berhalaqah dan rutin dengan GNH-nya tentu membawa pengaruh besar dalam mengarahkan serta menggerakkan program-program mainstream.

Di sisi lain tentunya tidak sedikit kendala yang kita temukan di lapangan, sebab masih banyak kader yang belum memahami betul roh perjuangan Hidayatullah dengan penafsiran visi misi yang masih dangkal.

Kesibukan di amal usaha masih menjadi alasan utama untuk tidak mau mengupgrade dirinya, padahal sesungguhnya amal usaha hanyalah salah satu penopang organisasi yang suatu saat bisa saja kita tinggalkan.

Pendidikan misalnya, para kader tidak terbangun wawasannya untuk kemudian bisa memahami bahwa Hidayatullah dengan amal usahanya itu sesungguhnya bagian kecil dari beberapa program besar (mainstream)

Ujung tombak perjuangan dengan layanan ummat lainnya juga masih seperti sebelumnya. Kita masih belum update dengan perkembangan tekonologi dan informasi. Sebab media sosial masih dijadikan sebagai happy fun, belum mengoptimasi diri untuk berkiprah lebih jauh merambah dunia dakwah digital. Lagi-lagi masih dengan kendala sumber daya insani tadi.

Daya dukung ekonomi dengan segala programnya juga belum memberikan sumbangsih yang berarti dalam mobilitas dan pergerakan untuk berjalannya program, sehingga masih berkutak dalam wilayah mengemis yang mudah-mudahan tidak berkepanjangan. Semoga…Aamiin!

Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Barat mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah dan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada seluruh pihak yang memberikan arahan dan partisipasi dalam pelaksanaan program ini, terkhusus Dewan Pengurus Pusat dan Pendamping Wilayah Ustadz. Drs H. Wahyu Rahman, MM. yang telah banyak memberikan bimbingan dan motivasi selama ini.*/Massiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Mau Konsultasi?