PW Mushida Sulbar Bagikan 1000 Jilbab Pada Hari Solidaritas Hijab Internasional

HIDAYATULLAHSULBAR.COM, Mamuju – Pengurus wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulawesi Barat bagikan sekira 1000 jilbab pada Hari Solidaritas Hijab Internasional.

International Hijab Solidarity Day atau hari solidaritas hijab sedunia, bagi Mushida adalah momen penting untuk adakan kegiatan di tengah masyarakat dengan berbagi jilbab.

Dilaksanakan secara serentak di kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Majene dan Polman pada Senin, 4 September 2023 oleh masing masing pengurus daerah tersebut.

Kegiatan serupa juga dilakukan dengan skala nasional yang diinisiasi pengurus pusat Mushida. Pasalnya, sampai saat ini, di beberapa tempat di belahan bumi masih terjadi banyak diskriminasi kepada muslimah yang mengenakan hijab.

Memperingati Hari Solidaritas Hijab Internasional, pengurus Mushida Sulbar berbagi jilbab tersebut dengan tujuan menggemakan solidaritas terhadap muslimah, berhijab ke seluruh nusantara dan dunia, serta mengampanyekan kewajiban berhijab bagi perempuan muslimah, tebar hijab di seluruh wilayah, daerah dan cabang Mushida di Indonesia dan menyediakan jilbab gratis bagi muslimah.

Adapun pengurus daerah Mushida Mamuju memilih beberapa desa binaan dan pedagang kaki lima sebagai obyek distribusi jilbab. Tak pelak lagi para pedagang di pelelangan ikan juga mendapatkan jilbab gratis dari organisasi pendukung Hidayatullah tersebut.

Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M. Si. merespon baik event Mushida tersebut, “Alhamdulillah bu, semoga acara nya besok sukses. Sy jg berterimakasih sdh buat program seperti ini untuk wanita2 Muslimah Mamuju” tulisnya melalui WhatsApp kepada pengurus wilayah Mushida Sulbar.

Hari Solidaritas Hijab Internasional yang diputuskan di tanggal 4 September 2004 pada Konferensi London yang dibuka Wali Kota London Ken Livingstone. Di event tersebut hadir 300 delegasi yang mewakili 102 organisasi-organisasi Inggris dan internasional.Turut hadir tokoh cendekiawan Muslim Sheikh Yusuf Al-Qardawi dan Profesor Tariq Ramadan. Mengutip jurnal digital Wayback Machine, sejarah Hari Solidaritas Hijab Internasional atau International Hijab Solidarity Day. (Yani NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×