• Sel. Okt 4th, 2022

Silaturahim Regional Dai Hidayatullah Se- Indonesia Kukuhkan Khidmat untuk NKRI Bermartabat

ByMuhammad Bashori

Agu 27, 2022

HIDAYATULLAHSULBAR.COM. Palu. Tokoh Nasional DR. Ir. H. Abdul Aziz Qahhar Muzakkar, M. Si. mengatakan suku-suku di Indonesia menyebut kata adil dengan padanan kata yang sama.

Betapa kata adil dari resapan bahasa Arab itu sangat mengakar dalam kehidupan warga negara Indonesia ini.

Sebagaimana beberapa serapan kata dari Bahasa Arab semisal musyawarah, adil dan rakyat.

Selain itu juga disebutkan umat Islam sebagai pejuang dan perumus konsep dasar kemerdekaan dan falsafah negara ini.

Sehingga harapnya, negara ini dapat melindungi segenap bangsa dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat dalam pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Hal itu disampaikan pada sesi Tabligh Akbar dalam rangkaian Silaturahim Regional Dai Hidayatullah Se- Indonesia yang diadakan di kampus Hidayatullah palu (26/8/2022), diagendakan selama tiga hari hingga Ahad lusanya.

Hadir dalam acara tersebut, salah satu pendiri Hidayatullah, ustadz Hasyim HS. ketua DMP Dr. Tasrif Amin, Kadep Dakwah dan Penyiaran DPP Hidayatullah Shohibul Anwar, MH, Ketua Bidang Layanan Umat DPP Hidayatullah Drs. Nursyamsa Hadis dan Biro Humas Mahladi Murni.

Adapun peserta dari unsur wilayah adalah ketua dan anggota DMW, pengurus DPW Hidayatullah Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo, seluruh pengurus DPD dan Murabbi ula dan wustho se Sulawesi.

Sebagai tema panitia menetapkan Konsolidasi Iman dan Hijrah Berkhidmat untuk NKRI Bermartabat.

Selain tabligh akbar, juga tausiah dari beberapa senior lembaga ustadz Amin Mahmud, yang banyak memberikan spirit berjuang melalui Hidayatullah.

Masjid Al Amin Pesantren Hidayatullah Palu sebagai pusat kegiatan Silaturahmi Regional, tampak dalam gambar ustadz Amin Mahmud salah satu perintis Hidayatullah memberikan tausiah di hadapan seluruh peserta.

Dirinya yang banyak berkesempatan hidup bersama pendiri ustadz Abdullah Said, pada momen itu ia gunakan untuk menyemangati seluruh peserta silaturahmi regional tersebut.

Di sisi lain Kabid Layanan Umat Drs. Nursyamsa Hadis, menyarankan agar agenda ini dimasukkan ke dalam program kerja wilayah region Sulawesi.

Targetnya adalah selain silaturahim, konsolidasi jati diri juga koordinasi program mainstream sebagai bagian dari upaya berkhidmat kepada negara Indonesia tercinta yang bermartabat.

Salah satu bentuk layanan dakwah adalah pembinaan suku Wana di Sulawesi Tengah, warga eksodus Timor Leste di Sulawesi Barat sebagai fokus program Pos Dai. (bash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.