• Sel. Okt 4th, 2022

Remaja Semangat Belajar Al-Qur’an, Kenapa Tidak?

Byadmin

Feb 11, 2022

HIDAYATULLAHSULBAR.COM, MAMUJU – Remaja Semangat Belajar Al-Qur’an, kenapa tidak? Justru memang selayaknyalah para remaja berbenah dan mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi tuntutan zaman.

Pemuda dan remaja dituntut untuk semakin percaya diri dalam mempelajari, mengamalkan dan mengajarkan serta mendakwahkan Islam lewat belajar dan mengkaji al-Qur’an.

Mereka tergabung dalam kegiatan Pemuda Hidayatullah Sulbar antara lain mengadakan halaqah rutin khusus pemuda non kader hidayatullah. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap malam yang bertempat di Masjid Al-Walidain Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju.

Para pemuda ini adalah Siswa SMK yang berasal dari Saletto Mamuju, mereka rela hadir ke Kota Mamuju untuk mendapatkan ilmu, khususnya Ilmu Membaca Al Qur’an dan Bahasa Arab serta wawasan keislaman. Padahal jarak antara rumah mereka dengan masjid Al Walidain sekitar 11 KM.

“Tujuan dari program ini adalah untuk mewadahi para pemuda yang ingin belajar Al Qur’an, serta kita ingin betul-betul mengaplikasikan Al Qur’an di tengah-tengah masyarakat secara umum.” Sebut Ustadz Najamuddin, M.Pd Murabbi sekaligus Mudir dan Ketua YPCM Mamuju.

Mereka luar biasa, sebab kebanyakan remaja seperti mereka menghabiskan waktunya main-main ketimbang berada di Masjid berhalaqah.

“Masyaallah Pemuda pilihan, memilih belajar Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju ketimbang bersenang-senang di luar sana, padahal mereka baru kelas 1 dan 2 SMK.” Komentar salah seorang nitizen ketika diposting di media sosial.

Halaqah Qur’an bersama remaja siswa SMK dari Saletto Mamuju

Remaja ini datang ke Masjid Al-Walidain menjelang Maghrib setiap harinya dan pulang sekitar pukul 21.00 wita. Kegiatan mereka antara lain mengikuti ta’lim diniyah antara maghrib-isya dengan materi baca kita fiqh dan halaqah tahsin Qur’an ba’da Isya sampai menjelang pulang.

“Kami senang di sini, karena sudah difasilitasi untuk belajar dan tahsin al-Qur’an dengan gratis. Apalagi ustadz-ustadznya sangat ramah dan rendah hati, padahal diantara mereka ada yang jebolan Sudan serta berpengalaman.” Kata salah seorang remaja yang tidak mau sebut namanya.

“Saya juga merasakan ketenangan dan khusyu’ shalat di sini Ustadz.” Sambung yang lain kepada Hidayatullahsulbar.com. */admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.